Denpasar-Pandemi Covid-19 benar- benar membuat hampir seluruh sendi-sendi perekonomian masyarakat lumpuh. Bisnis, jual beli ikan mujair pun terimbas. Penjualan anjlok, karena permintaan menyusut drastis. Kalangan pedagang mujair pun mengaku bisnis mereka ketar-ketir
“Jauh sekali penurunannya,” lanjutnya.
Semua itu karena pembelian menurun, karena pandemi Covid-19. “ Sejak pandemi niki sampun,” lanjutnya.
Walau demikian Mariana dan juga pedagang mujair lainnya tetap melakoni pekerjaan mereka, sembari berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir.
Untuk diketahui mujair yang dipasarkan para pedagang di Bangli adalah mujair hasil budidaya petani di kawasan Danau Batur, Kintamani. Para pedagang menuturkan, mereka berangkat berjualan pagi dini hari, jam 05.00 wita untuk berjualan di pasar-pasar di Bangli dan sekitarnya.
Mulai dari Pasar Kintamani, Pasar Kayuamba, Pasar Kidul Bangli dan pasar tradisional lainnya. Termasuk warung, rumah makan yang menjadikan mujair sebagai salah satu menu jualan, baik mujair godeng, nyatnyat, sate, pespes dan lainnya. (*/cr8)











Komentar