BALI, PERSPECTIVESNEWS – Menghadapi pandemi Covid-19 di Era New Normal, para perempuan memiliki peran penting. Perempuan bukan hanya kelompok terdampak besar dari adanya Covid-19, namun juga memiliki peran besar dalam menghadapi Covid-19.
Oleh sebab itu perempuan harus berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus tersebut. Pada lingkup terkecil, peran perempuan melawan pandemi Covid-19 bisa dimulai dari keluarga.
“Karena pencegahan Covid-19 ini sangat bergantung kepada ketahanan kesehatan keluarga dan pemenuhan gizi yang seimbang,” ucap Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. IA. Selly Dharmawijaya Mantra seperti dikutip perspectivesnews.com anggota siberindo.co, Rabu (6/1/2021).
Lebih lanjut dikatakan, perempuan harus menjadi garda terdepan dalam melindungi keluarga, dalam upaya penanggulangan Covid-19. Begitu besarnya peran perempuan di masa pandemi Covid-19 yang dimulai dari keluarga di rumah, sebab peran ibu sangat penting di dalam mengingatkan anak-anak dan suami dalam menjaga kesehatan dengan disiplin prokes di rumah.
Selain di rumah, peran perempuan melawan pandemi Covid-19 dan ketangguhan perempuan dalam perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19 terutama dalam bidang usaha, juga sangat penting.
Untuk itu dalam rangka membangkitkan dan memberdayakan IKM/UKM Kota Denpasar di tengah pandemi Covid-19, Dekranasda Kota Denpasar bekerja sama dengan Disperindag Kota Denpasar menggandeng IKM/UKM melaksanakan pelatihan, webinar, bimtek, talkshow dan pameran seperti saat ini di Plaza Renon dengan pameran kerajinan untuk pengusaha perempuan yang tentunya dengan prokes yang ketat.
Dalam masa pandemi ini, ucap Ny Selly Mantra, kata kuncinya adalah kesadaran, yakni clean, healthy, safety, environment dan tidak kalah pentingnya adalah digitalisasi. Semua ini harus dilengkapi.
“Saya mendorong seluruh UMKM secara terus-menerus memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pelanggan dan meningkatkan pendapatan usaha. Untuk itu saya harapkan kompetisi UMKM di Kota Denpasar dalam hal digital marketing dapat lebih berkembang sebagai daya ungkit pemulihan ekonomi,” ujar Selly Mantra. (ari)











Komentar