oleh

Razia Masker, Tim Yustisi Kota Denpasar Kembali Amankan Belasan Pelanggar

DENPASAR – Sebanyak 13 pelanggar protokol kesehatan berhasil ditindak tim yustisi Pemkot Denpasar dalam sebuah razia di Jalan Gatot Subroto, Rabu (28/10/2020). Dari 13 pelanggar tersebut, 9 di antaranya tidak memakai masker, selebihnya memakai masker tidak pada tempatnya.

Bagi pelanggar yang tidak memakai masker langsung dikenakan pidana denda masing-masing Rp 100 ribu, sedangkan mereka yang memakai masker tidak pada tempatnya disanksi sosial dan dilakukan pembinaan oleh petugas.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan, tim yustisi yang melakukan operasi masker terdiri atas gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Linmas, serta perangkat Desa Dauh Puri Kaja.

“Kami benar-benar ingin menegakkan protokol kesehatan, karena kasus Covid-19 di Denpasar masih terjadi. Titik-titik keramaian akan kami sasar dan hari ini lokasinya di Simpang Gatot Subroto-Achmad Yani,” ucap Anom Sayoga seperti dikutip perspectivesnews.com anggota siberindo.co.

Dia mengatakan Pemprov Bali telah mengeluarkan  Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020, dan Pemkot Denpasar mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Baca Juga  Ngurah Ambara Tanamkan Kebajikan Generasi Muda Melalui Lomba Utsawa Dharma Gita

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19, yang sedang melanda dan kegiatan ini tentu untuk mencegah terjadinya klaster baru lagi di masyarakat,” imbuhnya.

Ia mengatakan, dalam penerapan disiplin prokes ini, tim yustisi tidak semata-mata mencari kesalahan, namun terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah penularan virus, dan sesegera mungkin bisa terlepas dari lingkaran penyebaran virus Covid-19.

Baca Juga  Wagub Bali Ajak Media Tulis Berita Positif Terkait Covid-19

“Razia ini bertujuan mengajak masyarakat selalu menjaga kesehatan. Dengan masyarakat sehat tentu dapat berproduktivitas sehingga ekonomi dapat pulih seperti semula,” pungkas Dewa Sayoga. (zil)

Komentar

News Feed