oleh

Pentas Komunitas dan Teras Ekraf Labuan Bajo Dibuka Deputi Vinsen Jemadu

LABUAN BAJO,Siberindo.Bali

Sejak dtetapkan sebagai destinasi wisata premium, Labuan Bajo ibarat gadis cantik yang naik panggung bergantian dan akan tampil di beberapa pentas. Setelah tampil di suatu pentas, gadis itu turun lagi dan memperbaiki rias wajah dan tubuhnya untuk kembali tampil pada pentas berikutnya. Ters bergantian tanpa henti.

Begitulah Labuan Bajo. Destinasi wisata yang mendapat anugerah status sebagai destinasi wisata premium, tidak hentinya merias diri. Seluruh potensi yang dimiliki ibu kota kabupaten Manggarai Barat ini terus dilontarkan ke permukaan untuk memanjakan wisata premium.

Labuan Bajo atau manggarai barat umumnya tidak bergerak sendiri dalam memoles destinasi wisata premium. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) seakan tak pernah lelah mendayagunakan setiap potensi local daerah ini agar menjadi layak menyandang status wisata premium. Maka potensi-potensi seperti ekonomi kreatif, potensi pertanian, budaya hingga alam lingkungan terus diperbaharui sekaligus dipromosikan.

Baca Juga  Dinas Kebudayaan Rutin Mendata Kesenian Kota Denpasar

Itulah yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Juni 2024 di Hotel berbintang lima, Meruorah Labuan Bajo, dalam acara pentas budaya dan UMKM bertajuk Pentas Komunitas (Pentas) dan Teras Ekraf. Event ini terselenggara berkat kerjasama Kemenparekraf dan IFPRO  Meru Orah Labuan Bajo.

Pihak Kementrian Parekraf sendiri diwakili Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu yang hadir langsung dan melakukan opening ceremony acara tersebut.

Baca Juga  Verifikasi Media Jangan Membunuh Hak Hidup Media Startup

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu yang tak lain adalah putra berdarah Manggarai mengungkapkan, bahwa Pentas Komunitas dan Teras Ekraf Manggarai Barat tersebut brtujuan memyiapkan ruang dan waktu bagi talent talent lokal dan komumitas lokal Manggarai Barat, Khususnya Kota Labuan Bajo untuk memperkenalkan seni budaya kearifan lokal daerah tersebut agar semakin dikenal masyarakat luas.

‘Salah satu kunci kesuksesan pengelolaan pariwisata adalah dikenalnya potensi-potensi lokal yang unik yang menjadi kekayaan suatu daerah. Mulai dari potensi ekonomi, potensi seni budaya, sampai potensi alam lingkugan. Kekuatan destinasi premium seperti Labuan Bajo ini adalah pada varian potensi tersebut, sehingga orang atau wisatawan yang dating ke Labuan Bajo tidak hanya berorientasi pada Komodo atau pulau Padar. Tetapi ada seni budaya yang eksotik, ada alam yang indah dan lainnya,’ ujar Vinsen Jemadu.

Baca Juga  Vaksinasi Massal Sasar 1.000 Warga Klungkung

Ajang yang dibuka Vnsen tersebut juga merupakan ajang showcase produk-produk ekonomi kreatif lokal agar laris manis menghidupkan UMKM lokal. (**Bil)

News Feed