KUTA, siberindo.co – Sebanyak delapan remaja putri dari delapan kabupaten dan kota di Bali mengikuti Miss Youth Bali 2026 di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC) Kuta, Minggu (12/4/2026).
Menurut Provincial Director, Anak Agung Istri Agung Kresna Vindhari, Miss Youth Bali (MYB) 2026 merupakan ajang pengembangan diri bagi remaja putri Bali yang tidak hanya menampilkan pesona dan kepercayaan diri, tetapi juga menekankan pentingnya karakter, kecerdasan, serta kepedulian terhadap budaya dan masyarakat.
Dari delapan finalis Miss Youth Bali 2026 ini akan diambil satu yang terbaik untuk nantinya mewakili Bali ke ajang Miss Youth Indonesia di Surabaya, Jawa Timur.
“Miss Youth Bali 2026 mengangkat tema ‘Bertumbuh Tanpa Meninggalkan Budaya’ mengajak generasi muda untuk terus berkembang dan berprestasi di era globalisasi tanpa melupakan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Bali,” ucap Kresna Vindhari.
Tema ini, kata dia, mencerminkan semangat remaja Bali yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, namun tetap menjaga dan melestarikan tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.
Melalui berbagai program pembinaan, para finalis Miss Youth Bali akan mendapatkan pelatihan yang mencakup pengembangan kepribadian, public speaking, leadership, serta pemahaman mengenai budaya Bali.
Selain itu, para peserta juga didorong untuk aktif dalam kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Digelarnya MYB, merupakan bentuk komitmen besar dirinya dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda Bali.
“Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda perempuan Bali yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya serta berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan budaya Bali di tengah perubahan zaman,” ujarnya.
Kresna Vindhari juga menyampaikan bahwa ajang ini diharapkan menjadi ruang positif bagi remaja putri untuk berkembang sekaligus memperkuat identitas budaya mereka.
“Kami ingin menghadirkan sebuah platform yang tidak hanya memberikan kesempatan bagi remaja untuk berkembang dan berprestasi, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap budaya Bali. Melalui Miss Youth Bali 2026, kami berharap para finalis dapat menjadi generasi muda yang mampu bertumbuh, berkarya, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri kita,” ujarnya.
Miss Youth Bali 2026 diharapkan dapat menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta turut menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada masyarakat yang lebih luas.
Ajang ini juga merupakan ajang pengembangan diri bagi remaja putri yang berfokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya. Ajang ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang inspiratif, berdaya saing, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya Bali.
Sementara itu National Director Miss Youth Indonesia, Surya Rivera mengatakan pentingnya menjaga identitas budaya. Terkait kriteria peserta, selain tinggi badan, yang tak kalah penting bagaimana mereka bisa memiliki 3 B (Brain, Beauty, Behavior) serta kecantikan dari dalam diri sendiri (inner beauty).
Owner YMM Model Management, Yongki Perdana menambahkan, karena ini merupakan lomba, maka ada beberapa hal yang harus dipahami peserta seperti masa karantina, tantangan (challenge) ke peserta, serta alur (flow) organisasi acara yang berbeda dari fashion show profesional.
Pada acara grand final ini tampil 8 peserta dari masing-masing kabupaten dan kota kecuali Jembrana yang berhalangan. Peserta yang rata-rata remaja ini tampil tenang dan percaya diri di hadapan juri di antaranya Galuh, Cok Abi dan Lenny Hartono. (djo)










