oleh

Young Lawyers Committee Sinergikan Advokat Senior dengan Junior

DENPASAR – Para advokat muda yang terhimpun dalam Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Denpasar mendeklarasikan terbentuknya Young Lawyers Committee (YLC) di Sekretariat Peradi Denpasar, Kamis (5/11/2020).

Diketuai I Komang Darmayasa, SH, MH dan sekretaris I Gede Yasa Catur Adnyana SH, YLC yang baru dibentuk itu mewadahi para advokat muda dalam berinovasi dan meningkatkan kualitas sekaligus menjembatani transfer ilmu dan pengalaman dari advokat senior. Selain itu, juga untuk mengurangi terjadinya gap antara para senior dengan junior.

Menurut Komang Darmayasa, semakin bertambahnya jumlah advokat di Bali harus diiringi dengan upaya peningkatan kualitas profesi melalui organisasi advokat. Peran Peradi sangat dibutuhkan dalam upaya tersebut. Antara lain dengan membantu terjadinya sinergi para senior dengan junior di kalangan advokat.

Menurut Komang, komunitas YLC tersebut akan menjadi media pertukaran informasi dan pelatihan beragam softskill penunjang dalam menjalani karir advokat. Para junior dari kalangan advokat zaman now yang sangat banyak jumlahnya akan difasilitasi untuk bisa belajar dari pengalaman para seniornya.

Baca Juga  Wakil Bupati Manggarai: Jadikan Pentas Caci di Luar Manggarai Sebagai Ajang Promosi Pariwisata

“Tidak hanya peningkatan kualitas, fokus lainnya dari organisasi ini nantinya adalah membuat program-program inovatif yang dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi kalangan advokat, namun juga masyarakat luas,” ujarnya seperti disitat perspectivesnews.com anggota siberindo.co.

Ia menambahkan, rentang usia bagi para advokat muda yang tegabung dalam YLC adalah antara 25 tahun sampa dengan rata-rata 36 tahun, untuk itu  diharapkan nanti semua anggota muda DPC Peradi Denpasar ikut aktif di YLC.

Ketua DPC Peradi Denpasar Budi Adnyana menyambut baik serta mendukung sepenuhnya gagasan yang dicetuskan kalangan advokat muda di organisasi yang dipimpinnya.

“Sebetulnya Young Lawyers Committee ini telah terbentuk secara nasional dan juga telah dibentuk di beberapa DPC Peradi di  Indonesia. Oleh karenanya ketika para advokat muda di DPC Peradi Denpasar juga memiliki keinginan yang sama untuk membentuknya, tentu saya sebagai Ketua DPC menyambut baik, memfasilitasi dan mensupport sepenuhnya,” tandas Budi Adnyana.

Baca Juga  Bank Sampah Berbasis Masyarakat/Sekolah Di Lanjutkan Pemkot Denpasar

Menurut Budi Adnyana, dari hampir seribu anggota DPC Peradi Denpasar, sekitar 70 persen adalah advokat muda sehingga begitu penting adanya wadah seperti YLC ini yang akan menjadi tempat bagi mereka untuk saling berkomunikasi dan tempat untuk mempertemukan para advokat muda dengan kalangan senior yang berintegritas  untuk menjadi teladan dan memberikan bimbingan. Dengan demikian kaderisasi advokat berjalan di jalur yang benar sesuai semangat officium nobile.

Di samping sebagai media untuk berkomunikasi antara para junior dan senior, menurut Budi Adnyana, keberadaan YLC juga sebagai media regenerasi yang tepat untuk menyiapkan para penerus estafet kepengurusan organisasi Peradi.

Baca Juga  Gemma Badminton Tournament 2022 Ajang Unjuk Prestasi Pebulutangkis Junior

Para advokat muda, menurutnya, akan menjadi mengenal dan terlibat serta menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Peradi melalui YLC ini. Sehingga mereka sudah lebih akrab dengan seluk beluk organisasi Peradi saat kelak terbuka peluang bergabung menjadi pengurus DPC hingga DPN Peradi.

Sekretaris DPC Peradi Denpasar Fredrik Billy juga menyambut baik dibentuknya organisasi ini. “Selama kepengurusan saya sebagai sekretaris bersama Bapak Budi Adnyana sebagai ketua, kami telah banyak sekali melakukan rekruitmen advokat baru melalui PKPA, UPA dan Penyumpahan yang telah berkali-kali kami laksanakan, lebih dari 500 advokat muda sudah lahir dan memerlukan wadah yang menjembatani hubungan mereka dengan para seniornya baik dalam melaksanakan profesi maupun berkiprah di organisasi advokat. Di sisi inilah saya melihat betapa pentingnya kehadiran YLC bagi kami di DPC Peradi Denpasar,” tandas Fredrik Billy. (jo)

Komentar

News Feed