oleh

Maison AÉLA Perkuat Portofolio Properti Grup Paradise Indonesia di Sanur, Bali

BALI, siberindo.co – Paradise Indonesia Group melalui usaha yang terafiliasi melakukan peluncuran Maison AÉLA, sebuah koleksi villa premium dengan konsep boutique quiet luxury living di jantung Sanur Bali, Jalan Danau Tamblingan.

Peluncuran produk yang akan memperkaya lini portofolio Paradise Indonesia Group dihelat dalam balutan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) secara formal yang dihadiri stakeholders utama beserta mitra bisnis dan masyarakat lingkungan sekitar.

Portofolio baru ini ditujukan untuk memperkuat lini portofolio Paradise Indonesia Group melalui kreativitas dan inovasi pengembangan properti dengan gaya baru.

Maison AÉLA menghadirkan pendekatan hunian yang lebih refined dan selaras dengan kebutuhan masa kini yang berfokus pada kualitas hidup, ketenangan, serta desain yang berkelanjutan, baik secara emosional maupun fungsional.

Pengembangan Maison AÉLA merupakan bagian dari strategi Paradise Indonesia Group dalam menghadirkan diversifikasi produk properti, khususnya pada segmen boutique residential yang lebih eksklusif dan berorientasi pada gaya hidup.

Baca Juga  Fairfield by Marriott Bali Legian Menghadirkan Pengalaman Tanpa Batas di Bali

Berbeda dengan pengembangan berskala besar yang dimiliki Paradise Indonesia Group sebelumnya, proyek ini dirancang dengan pendekatan yang lebih personal dan intimate, tanpa mengesampingkan standar kualitas, perencanaan, dan eksekusi yang menjadi ciri khas Paradise Indonesia Group.

Dalam sambutannya, Patrick Rendradjaja, dari jajaran Direksi Paradise Indonesia Group menyampaikan, Maison AÉLA merupakan bagian dari upaya untuk terus mengembangkan portofolio yang relevan dengan perubahan preferensi pasar.

“Kami melihat adanya pergeseran menuju hunian yang tidak hanya menawarkan lokasi dan fasilitas, tetapi juga kualitas hidup yang lebih tenang, personal, dan berkarakter,” katanya.

Mengangkat Potensi Sanur sebagai Destinasi Hunian Premium Maison AÉLA merupakan pengembangan boutique villa eksklusif yang berlokasi di Jalan Danau Tamblingan, Sanur – Bali, sebuah kawasan yang terkenal bukan hanya sekedar destinasi wisata, tetapi juga sebagai tempat tinggal yang tenang, matang, dan penuh kualitas. Padatnya area Danau Tamblingan membuat hampir tidak ada pengembangan baru di kawasan ini.

Baca Juga  SMSI Dikembangkan hingga Kabupaten dan Kota

Dalam konteks tersebut, Maison AÉLA hadir sebagai salah satu dari sedikit penawaran baru di lokasi ini. Dengan jumlah unit yang terbatas dan perencanaan yang mengutamakan kualitas ruang serta ketenangan, Maison AÉLA terasa lebih personal, understated, dan selaras dengan karakter lingkungan Sanur yang established.

Pengembangan yang terbatas hanya 11 unit, Maison AÉLA dilengkapi dengan empat kamar tidur beserta ensuite bathroom, private pool, taman, hingga rooftop terrace. Dengan mengusung konsep turnkey, villa ini nantinya akan siap diserahterimakan dengan kondisi fully furnished yang siap digunakan.

Kemewahan Maison AÉLA dapat terlihat dari kualitas ruang dan bangunan mulai dari pencahayaan alami, aliran udara, dan harmonisasi antara ruang dalam dan luar. Sebagai signature element Maison AÉLA, Lifted Garden Courtyard dirancang menjadi taman komunal yang hadir sebagai ruang hijau bersama yang aman dan bebas kendaraan, tanpa mengorbankan privasi di setiap unit.

Baca Juga  Mobil Bawa 7 Orang Penumpang Jatuh ke Jurang, 1 Orang Meninggal

Selain itu, terdapat juga akses privat ke pantai, yang menjadikan Maison AÉLA tidak hanya sekedar tempat tinggal, tapi juga sebagai representasi dari kehidupan tepi pantai yang tenang, matang, dan berkelas. Didukung oleh pengelolaan profesional serta konsep lock-and-leave, Maison AÉLA menawarkan fleksibilitas bagi pemilik dengan mobilitas tinggi, baik untuk tinggal maupun berlibur.

“Pada akhirnya, ruang yang baik adalah ruang yang mampu menghadirkan berbagai rasa; rasa memiliki, rasa nyaman, dan rasa ingin kembali. Maison Aela dirancang untuk menjadi tempat di mana setiap orang dapat menciptakan momen berkualitas dan koneksi yang bermakna,” demikian Patrick Rendradjaja. (djo)

News Feed