oleh

Oka Darmawan Optimistis Bali Masuk 10 Besar PON XXII/2028

DENPASAR – Meski belum ada kepastian berapa cabang olahraga yang bakal dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara Barat (NTB)-Nusa Tenggara Timur (NTT), namun Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan optimistis peringkat Bali di event nasional empat tahunan itu, tidak akan terlempar dari 10 besar.

“Di PON XXI/2024 sebelumnya di Aceh-Sumut, Bali berada di peringkat 7 dengan perolehan 36 medali emas, 38 perak, dan 60 perunggu. Prediksi saya di PON XXII/2028 NTB-NTT Bali masih berada di 10 besar,” ujar IGN Oka Darmawan seusai Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Outlook Olahraga Bali 2025” di KONI Bali, Senin (17/11/2025).

FGD merupakan kerja bareng KONI Bali dengan Siwo PWI Bali yang diikuti wartawan bidang liputan olahraga di KONI Bali dengan tiga orang narasumber, yakni Ketua Umum KONI Bali IGN Oka Darmawan, Wakil Ketua KONI Bali Maryoto Subekti, dan Binpres KONI Bali Bagus Tri Candra Arka.

Menurut Oka Darmawan, saat PON tahun 2024 Bali mengirim 549 atlet turun di 49 cabang olahraga dari 67 cabor yang dipertandingkan. Sedangkan saat PON XXI/2020 Papua Bali mengikuti 29 cabor dengan 235 atlet dan berada di peringkat 5 dengan 28 medali emas.

Baca Juga  Paiketan Puri Sejebag Bali Gelar Pertemuan, Bahas Terkait Kisruh HK dan Pelecehan Simbol Agama

Dikatakan Oka Darmawan, jumlah cabor di PON XXII/2028 masih dalam pembahasan. Desember nanti, lanjut dia, akan digelar Rakernas KONI di Jakarta untuk memantapkan jumlah cabor.

“Di berbagai kesempatan termasuk Rakernas KONI, kami selalu mengusulkan cabor-cabor yang menjadi andalan Bali mendulang medali emas seperti Kabaddi, Tarung Derajat, Judo dan lainnya tetap dipertandingkan sebagaimana di PON Aceh-Sumut agar Bali tetap berada di 10 besar,” ujar Oka Darmawan.

Diakuinya KONI Pusat memang berencana mempertandingkan cabor-cabor yang dipertandingkan di  Olimpiade. Beberapa cabor bela diri pun, sudah menggelar PON sendiri yakni PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, pada 12-26 Oktober 2025. Di ajang tersebut ada 10 cabor bela diri dipertandingkan antara lain Tarung Derajat, Kempo, Judo, Pencak Silat, Wushu, Karate.

Baca Juga  Di Sulsel, Muzani Minta Relawan dan Partai Pendukung Yakinkan Rakyat Pilih Prabowo-Gibran

Oka Darmawan mengakui cabor bela diri menjadi lumbung mendulang medali di event nasional seperti PON. Kisarannya, 60 persen medali yang diperoeh Bali di PON lalu berasal dari cabor bela diri.

“Ya, saya tetap berharap cabor bela diri meski sudah menggelar PON di Kudus, saat PON XXII/2028 tetap dipertandingkan sehingga tetap menjadi andalan kami mendulang medali,” pungkas Oka Darmawan. (*)

News Feed