oleh

Penutupan Fasilitas Umum Ganggu Latihan Atlet PON Bali

DENPASAR – Masih terjadinya penularan virus Corona di Bali membuat Pemerintah Provinsi Bali terpaksa menutup sejumlah fasilitas umum untuk mengurangi aktivitas keramaian.

Penutupan sejumlah fasilitas umum tersebut secra tidak langsung mengganggu latihan bersama para atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Bali.

Sebut saja cabang olahraga pencak silat yang biasanya mengadakan latihan bersama di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar tidak dapat melaksanakan latihan bersama karena lapangan tersebut ditutup sementara waktu. Kondisi tersebut juga diakui pesilat kebanggaan Bali peraih emas Asian Games 2018, Komang Harik Adiputra.

Baca Juga  SAH Bersama SMSI Sambangi BKKBN Provinsi Jambi Bahas Soal Penurunan Angka Stunting

“Saya harus menjaga kondisi saya agar tetap bugar dan saat puncaknya nanti di PON XX tahun 2021 di Papua bisa meraih prestasi maksimal,” ujar Komang Harik pada Minggu, 27 September 2020.

Komang Harik mengatakan untuk tetap menjaga performa, meskipun belum bisa berlatih bersama dan dibimbing langsung oleh pelatih, namun ia tetap melakoni latihan mandiri dnegan disiplin diimbangi mengirimkan video-video latihan untuk dievaluasi tim pelatih.

Baca Juga  Lima Daerah di Bali Masih Tinggi, Gubernur Lakukan Percepatan Vaksinasi

Sementara itu Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali Nyoman Yamadhiputra mengatakan, kebijakan pemerintah tersebut dapat dimaklumi demi keselamatan bersama dari ancaman Covid-19.

Yamadhiputra tetap memotivasi para patriot olahraga Bali untuk senantiasa berlatih dan berlatih, meskipun kondisi saat ini cukup sulit. Minimal di tengah pandemi saat ini, para atlet harus mampu menjaga imunitas, jangan sampai tertular Covid-19. zil

Komentar

News Feed