oleh

Hutan Mangrove Nusa Dua Penuh Sampah

MANGUPURA- Hutan mangrove di kawasan Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, penuh dengan sampah. Keberadaan sampah di hutan mangrove yang tak jauh dari lapangan Lagoon tersebut didominasi sampah plastik.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Badung, pun mengaku terkejut dengan keberadaan sampah tersebut. Sebab, baru mengetahui, Minggu (21/3) pagi. Dinas LHK berjanji bakal mengusut oknum yang bertanggungjawab atas keberadaan sampah tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah Berbahaya dan Racun, Dinas LHK Badung AA Gede Agung Dalem, menegaskan telah melakukan pengecekan ke lokasi. Dia memperkirakan hutan mangrove tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah secara ilegal oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Baca Juga  Gagasan SMSI Luncurkan 'News Room' Disambut Wakil Ketua DPR RI

“Awalnya kami menerima laporan dari warga. Tadi (kemarin) tim kami sudah turun ke lapangan. Tim sudah mencari data untuk mengungkap oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegas Gung Dalem.

Gung Dalem mengatakan, sampah yang bertebaran di hutan mangrove merupakan sampah rumah tangga. Birokrat asal Klungkung itu memperkirakan tumpukan sampah mencapai 10 truk.

Baca Juga  Divonis 14 Bulan Penjara, Jerinx Nyatakan Pikir-pikir

Meski sudah mengetahui hutan mangrove dipenuhi sampah, yang diduga dibuang secara ilegal itu, Gung Dalem menegaskan tidak akan mengevakuasinya dalam waktu dekat, karena masih menunggu hasil penyelidikan tim di lapangan. “Harus ada yang bertanggungjawab atas sampah itu. Biarkan tim bekerja dulu, makanya belum kami evakuasi sebelum mengungkap pelakunya,” tegas Gung Dalem.

Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, juga keberadaan sampah yang memenuhi hutan mangrove. Dia pun berharap agar pelaku atau siapa pun pihak yang bertanggungjawab segera diketahui. Hal ini semata untuk memberikan efek jera.

Baca Juga  Jaringan Jurnalis Peduli Sampah Sebut Produsen Sampah Plastik di Bali tak Peduli Lingkiungan

“Selama ini kami sudah melakukan yang terbaik dalam penanganan sampah. Namun, ada saja oknum yang masih melakukan aksi membuang sampah sembarangan hingga menupuk. Untuk itu, kami berharap agar pelakunya bisa ditangkap,” harap Gede Arta. (*/cr8)

sumber : nusabali.com

Komentar

News Feed