oleh

Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Denpasar Tembus 174.643 Orang

BALI – Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kota Denpasar pada Senin (19/4/2021) tercatat sebanyak 174.643 masyarakat Denpasar telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama diikuti dengan 59.603 orang yang telah divaksinasi tahap kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, menjelaskan mobilitas penduduk di Kota Denpasar dapat dikatakan tinggi sehingga percepatan penanganan Covid-19 lewat optimalisasi pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan.

“Sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar kita memaksimalkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya percepatan penanganan Covid-19 dan hal tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat penularan berdasarkan data harian,” ujarnya dikutip perspectivesnews.com grup siberindo.co.

Lebih lanjut dijelaskan, dari 174.643 orang yang telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama terdiri atas kumulatif petugas medis dan non medis sebanyak 18.968 orang, kumulatif pelayan publik sebanyak 128.563 orang, dan kumulatif lansia sebanyak 27.112 orang.

Baca Juga  Terapkan Protokol Covid-19, Menlu Retno Buka BDF Ke-13 di Nusa Dua

Sri Armini mengatakan, lewat vaksinasi dapat mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19. Hal ini lantaran imunitas atau antibodi tubuh telah terbentuk untuk melawan Covid-19.

“Jadi vaksinasi ini bertujuan untuk membentuk imunitas tubuh manusia untuk melawan Covid-19, namun demikian protokol kesehatan tetap wajib diterapkan,” sambungnya.

Sri Armini mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk ikut menyukseskan program vaksinasi ini. Masyarakat dapat melaksanakan pendaftaran secara langsung di aplikasi www.pedulilindungi.id  dengan memilih fasyankes yang dikehendaki.

Baca Juga  Bangkitkan Pariwisata Bali di Tengah Pandemi Covid-19

Khusus di Kota Denpasar telah tersedia 40 Fasyankes yang siap melayani pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga medis, pelayan publik dan lansia yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi saat ini.

“Ayo kita bersama sukseskan program vaksinasi Covid-19 ini, sehingga penanganan Covid-19 dapat dipercepat dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih,” ajaknya.   (hum)

Komentar

News Feed