DENPASAR- Pemkot Denpasar menargetkan sebanyak 300 sulinggih, pamangku dan tokoh agama mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada, Selasa (16/3) hari ini. Vaksinasi ini akan dilakukan di dua tempat, yakni Lapangan Parkir Gedung Sewaka Dharma (GSD) dan Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang, Denpasar. Mereka yang akan dijadwalkan vaksinasi ini cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dihubungi, Senin (15/3) mengungkapkan vaksinasi ini akan digelar bagi sulinggih, pamangku, dan rohaniawan dari Agama Islam, Kristen, dan Budha sebanyak 300 orang. Selain itu juga ada seniman, budayawan, bendesa, dan lansia dengan total keseluruhan yang akan divaksin dalam sehari sebanyak 1.000 orang.
Menurut Dewa Rai, untuk vaksinasi sulinggih pesertanya ada sekitar 100 orang, pamangku 100 orang dan rohaniawan lintas agama 100 orang. Sisanya seniman, budayawan, bendesa dan lansia. “Acara vaksinasi akan digelar di Dharma Negara Alaya dan Parkir Graha Sewaka Dharma Lumintang. Seluruh sulinggih, pamangku, bendesa dan tokoh seni sudah kami undang,” kata Dewa Rai.
Dewa Rai mengatakan, saat vaksinasi ini, calon penerima vaksin cukup membawa KTP. Mereka diprioritaskan saat ini karena termasuk pelayan publik khususnya sulinggih, pamangku dan rohaniawan yang merupakan pelayan umat. “Syaratnya hanya membawa KTP saja. Kalau misalnya tidak bisa ikut besok (hari ini), bisa vaksin di Puskesmas,” ungkapnya.
Untuk pelaksanaan vaksinasi ini, Dewa Rai mengatakan sudah menyampaikan undangan ini sebelum Nyepi. Undangan untuk sulinggih, pamangku, bendesa, dan seniman sudah disampaikan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Sementara untuk rohaniawan di luar agama Hindu sudah diteruskan oleh Kesbangpol. “Sudah diundang, untuk bendesa kan ada 35 orang bisa lewat WA. Kalau rohaniawan juga sudah, termasuk seniman disebarkan melalui sanggar maupun komunitas,” ujar Dewa Rai.
Pelaksanaan vaksinasi ini digelar mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai. Dalam pelaksanaan vaksinasi ini diterjunkan sebanyak 11 tim petugas, di mana satu tim berjumlah 8 orang, sehingga pihaknya melibatkan 88 petugas. Jika mereka besok (hari ini) berhalangan, mereka bisa melakukan vaksinasi di fasyankes terdekat. Karena sampai saat ini Denpasar sudah menyediakan 40 fasyankes untuk memberikan layanan vaksinasi Covid-19.
Dewa Rai menambahkan, terkait pelaksanaan vaksinasi ini, Pemkot telah melakukan rapat yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa pada tanggal 12 Maret 2021 lalu. Pemkot Denpasar menambahkan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di Denpasar untuk melayani vaksinasi Covid-19. Untuk mempercepat proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Pemkot Denpasar menambah 23 Fasyankes.
Sebelumnya, untuk vaksinasi tahap pertama, Pemkot Denpasar telah menyiapkan sebanyak 17 Fasyankes.
Ke -17 Fasyankes tersebut terdiri dari 11 Puskesmas yang tersebar di empat kecamatan, serta RSUD Wangaya, RSUP Sanglah, RSBM, RSAD, RS Bhayangkara dan KKP Benoa. Dengan adanya penambahan, saat ini total Fasyankes yang tersedia, yakni sebanyak 40.
Dikarenakan adanya penambahan Fasyankes, Pemkot juga menambah vaksinator yang awalnya 50 orang menjadi 320 orang. Fasyankes tersebut, yakni RSU Bhakti Rahayu, RSU Dharma Yadnya, RSIA Puri Bunda, RSU Surya Husadha Ubung, RSU Prima Medika, RSU Balimed, RSU Puri Raharja, RSU Bali Royal, RSU Surya Husadha Denpasar, RSU Manuaba, RSIA Pucuk Permata, RSU Kasih Ibu, RSIA Harapan Bunda, Klinik Sos Gatot Kaca, Klinik PT Kimia Farma Apotek, Klinik Bhayangkara Bali, Klinik Bhayangkara Sat Brimob Bali, Klinik Karya Prima, Klinik Bhayangkara Polresta Denpasar, Klinik FKTP Sudirman, Klinik FKTP Kepaon, Klinik Utama Niki Diagnostic Center, Klinik Utama Sidhi. (*/cr8)
sumber : nusabali.com











Komentar