oleh

Galih Sebut KONI Pusat Inginkan Cabor Padel Eksebisi di PON XXI/2024

DENPASAR – Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Galih Kartasasmita KONI Pusat memberi kesempatan cabang olahraga padel melakukan eksebisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumut, meski sampai saat ini persyaratan untuk itu masih belum terpenuhi.

“Syarat bisa menggelar eksebisi padel di PON tahun 2024 mendatang minimal cabang olahraga baru ini (padel,red) pengurusnya terdapat di enam provinsi,” ucap Galih saat sosialisasi dan pengukuhan Pengurus Provinsi Padel Indonesia (PI) Bali, di Sanur Padel Club, Minggu (15/10/2023).

Saat ini, kata Galih, Pengprov PI baru terdapat di dua provinsi, yakni Banten dan Bali, dan dalam waktu dekat akan dibentuk Pengprov PI DKI Jakarta.

Galih berharap pengurus PI Bali di bawah ketuanya Dito, segera berkoordinasi dengan KONI dan Disdikpora Bali untuk selanjutnya melakukan sosialisasi dan menyiapkan atlet ke eksebisi PON XXI tahun depan.

Dikatakan Galih, PBPI dalam 1,5 bulan terakhir melakukan sosialisasi olahraga asal Meksiko ini baru di Bali, Jakarta dan Banten. Agar syarat eksebisi terpenuhi, Galih mengatakan akan melakukan sosialisasi dan mengukuhkan pengurus di Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Aceh, dan Sumatera Utara.

Baca Juga  Emas Cabor Sepak Bola Porprov Bali Milik Gianyar setelah Secara Dramatis Kalahkan Denpasar

Menurut dia, rata-rata di provinsi yang sudah terbentuk kepengurusannya maupun yang akan dibentuk, untuk infrastruktur atau lapangan padel (padel court) sudah siap, namun atletnya belum.

“Nah ini tantangan bagi kami dan pengurus provinsi bagaimana merekrut atlet untuk eksebisi di PON XXI/2024 mendatang. Kalau di Bali tidak masalah karena di sini terdapat 70 padel court dengan 15 klub padel, jauh lebih banyak dibandingkan di Jepang yang hanya 30 padel court,” katanya.

Baca Juga  Bali United Lepas Komang Tri

Setelah eksebisi di PON XXI/2024 Aceh-Sumut, PBPI terus menyosialisasikan padel ke provinsi-provinsi di Tanah Air karena untuk diakui sebagai cabor di bawah KONI, harus minimal terdapat 16 Pengprov PI.

“Kadi kami akan terbang roadshow ke sejumlah provinsi agar olahraga ini makin dikenal, yang pada gilirannya dipertandingkan secara resmi di event-event nasional,” demikian Galih Kartasasmita. (djo)

News Feed