oleh

Viral Siswi Korban Jambret, Polisi Minta Masyarakat Lakukan ini

BALI (KORANJURI.COM) – Seorang siswi kelas 2 sebuah SMK swasta di Purworejo, menjadi korban penjambretan, Senin (09/11/2020) pagi, di jalan Sturi, ikut Dusun Jetak, Desa Jetis, Loano, Purworejo.

Penjambretan yang dialami korban, terjadi ketika ia hendak berangkat sekolah dengan naik motor, sekitar jam 08.15 WIB.

Saat di TKP, tiba-tiba saja korban dipepet oleh dua orang laki-laki pengendara sepeda motor berboncengan, yang langsung merebut kalung yang dipakai korban.

Baca Juga  Politeknik Internasional Bali Dampingi Desa Wisata Bongan Masuk Nominasi 20 Besar 2020

Seketika korban oleng dan berhenti namun korban tidak sempat melihat ciri-ciri pelaku. Setelah berhasil menjambret kalung tersebut, pelaku melarikan diri ke arah Wonosobo. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian satu buah kalung emas seberat 4 gram.

Peristiwa itu menjadi viral di medsos karena postingan di Facebook. Pada postingan diceritakan kronologis kejadian, dan meminta masyarakat untuk hati-hati melewati kawasan tersebut.

Baca Juga  Selamat Tinggal Birokrasi Ijin Sulit dan Berbelit

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Loano, AKP Sarpan menjelaskan, pihaknya sudah mengkonfirmasi hal tersebut kepada korban, dan cek ke TKP.

“Namun korban tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi,” jelas Sarpan, Selasa (10/11/2020).

Atas kejadian ini, Sarpan menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak menggunakan perhiasan yang menyolok, karena dapat mengundang perhatian penjahat untuk berbuat kriminal.

Baca Juga  Dinas Kebudayaan Rutin Mendata Kesenian Kota Denpasar

“Jika itu terjadi, jangan ragu-ragu untuk melapor kepada polisi terdekat, agar cepat ditindaklanjuti dan dilakukan penanganan,” himbau Sarpan. (Jon/Koranjuri.com)

Komentar

News Feed