oleh

Kisah Dibalik Kematian Staf KLK Kantor BPMD Karangasem

*Terkenal Rajin  Sembahyang, Nekat Gantung Diri karena Kepergok Selingkuhi  Wanita Satu Kantor

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Kematian I Ketut Suparma (45), salah seorang  ASN Pemkab Karangasem, asal Desa Muncan, Kecamatan Selat, masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan sahabat yang ditinggalkan. Hasil penelusuran media ini,  ternyata ada kisah lain dibalik  kenekatan korban  gantung diri di palang pintu kantor Dinas Pemmberdayaan Masyarakat Desa (DPMD/bukan BPMD) Karangasem, tempatnya bekerja,  Sabtu (11/11/20).

Kepala Dinas  Pemberdayaan Masyarakat Desa, I Nengah Mindra, dikonfirmasi, Jumat (13/11/20),  menuturkan,  bahwa staf  Keswadayaan dan Lembaga Kemasyarakat (KLK), yang tinggal bersama keluarga di BTN Wahyu, Kelurahan Subagan, itu terkenal sangat rajin bersembahyang, bekerjanya juga pintar dan bertanggungjawab.

“Almarhum rajin mengikuti webinar, kerjanya pintar, tidak pernah mengeluh  dan tutur bahasanya  juga sangat halus,” ucap Mindra.

Mindra sendiri tidak menyangka stafnya akan berbuat senekat itu. Pasalnya sebelum kejadian  almarhum juga terlihat baik-baik saja,  terkesan tidak pernah memiliki permasalahan, baik di kantor maupun di dalam rumah tangganya.

“Saya tidak tahu apa yang menyebabkan almarhum berbuat seperti itu.  Setahu saya beliau adalah orang baik,” jelasnya.

Baca Juga  Teriakan Prabowo Presiden Menggema di Harlah PKB

Tetapi, telisik kali telisik, korban   yang meninggalkan tiga orang anak, itu nekat menyudahi hidupnya dengan gantung diri lantaran kepergok selingkuh  dengan seorang wanita  temannya satu kantor oleh istrinya. Kisah ini sudah berlangsung sejak 8 bulan  yang lalu. Saat itu korban  sempat melakukan upaya bunuh diri dengan cara yang sama, namun nyawanya masih bisa di selamatkan.

Kendati  hubungan gelapnya dengan  mantan Kasi di Kantor DPMD  sudah diketahui  sang istri, namun  korban masih tetap merajutnya. Bahkan, sebelum gantung diri, kabarnya hubungan mereka berdua semakin mesra, hingga  membuat  teman wanita yang sudah memiliki dua orang anak itu pisah ranjang dengan sang suami.

Baca Juga  Gubernur Koster Raker Bersama Ketua Satgas Covid-19 Nasional, Prioritaskan Sosialisasi Prokes dan Perubahan Perilaku

“Memang tidak banyak yang tahu, tapi teman-teman di kantor sudah tahu hubungan gelap mereka,”  ujar salah seorang staf DPMD yang enggan namanya dicantumkan.

Istri korban,  Ni Ketut Arsani, belum bisa dikonfirmasi berkaitan dengan kisah lain dibalik kematian korban itu. Saat ini  yang bersangkutan masih berada di rumah duka, berkaitan dengan ritual pemakaman suaminya. (tim/bfn)

 

Komentar

News Feed