oleh

Peserta UKW PWI Bali Ikuti Pbekalan

Pembekalan UKW angkatan VI PWI Bali diikuti 12 peserta

 

BADUNG NEWS –
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali menggelar kegiatan pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Gedung PWI Bali, Jalan Gatot Subroto Tengah, Denpasar, Bali, Jumat, 9 Oktober 2020.

Pembekalan itu menjadi bagian dari persiapan menjelang Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali bekerjasama dengan PWI Bali. UKW Tingkat Muda diselenggarakan selama 2 hari di Puri Santrian, Sanur, 14-15 Oktober 2020.

Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra menjelaskan, pembekalan yang diberikan bersifat umum dengan memberikan gambaran UKW yang akan dihadapi peserta. Termasuk, tahapan-tahapan yang ada dalam tes kompetensi para jurnalis tingkat muda.

Baca Juga  Sinergitas PWI-BI Berencana Gelar Uji Kompetensi Wartawan Angkatan VI

“Sehingga mereka punya kesiapan mental untuk mengikuti UKW. Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh narasumber tadi diperhatikan, dan masih ada waktu untuk melakukan pelatihan sendiri setelah pembekalan ini,” jelas Dwikora Putra di Gedung PWI Bali, Jumat, 9 Oktober 2020.

Dijelaskan lagi, salah satu materi pembekalan meliputi cara penulisan berita dengan baik dan benar sesuai tuntutan yang mengacu media cetak. Dwikora Putra mengatakan, sesuai standar Dewan Pers, UKW mengacu pada penulisan di media cetak.

“Mudah-mudahan temen-temen semua bisa kompeten, kalau pun tidak kompeten apa boleh buat, bisa diulang pada UKW berikutnya minimal 6 bulan lagi, baru mereka boleh ikut UKW selanjutnya,” jelasnya.

Baca Juga  Tropicana Slim Ajak Masyarakat Cegah Diabetes Sejak Dini

Salah satu narasumber dalam pembekalan, Emanuel Dewata Oja (Edo) menambahkan, kebutuhan wartawan sesungguhnya adalah pengetahuan dan wawasan. Dua hal ditekankan dalam materi pembekalan. Pertama, wartawan diajak refreshing wawasan terkait kegiatan jurnalistik yang selama ini dijalani.

Kedua, menambahkan wawasan baru kepada wartawan berkaitan dengan prinsip dasar tugas kewartawanan.

“Kebutuhan sesungguhnya teman-teman ini adalah kebutuhan wawasan dan pengetahuan. Soal nanti ada kaitannya dengan materi UKW, itu lain masalah, itu teknis. Tapi yang saya lakukan adalah pembekalan dasar,” jelas Wakil Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali ini.

Narasumber lainnya, Dewa Made Suta Sastradhinata mengatakan, wartawan dalam membuat berita harus berhemat kata. Artinya, lanjut pemilik Berita Bali Online.com ini, harus dihindari pengulangan dan menghilangkan kata-kata yang tidak perlu.

Baca Juga  Dinkes Klungkung Kebut Vaksinasi Covid-19

“Prinsipnya, berita straight news atau berita langsung memiliki sifat singkat, padat, dan jelas serta sedapat mungkin hindari menggunakan kata-kata yang tidak baku,” ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia UKW Djoko Purnomo menambahkan, UKW Angkatan  VI ini diikuti oleh 12 peserta. Mereka berasal dari sejumlah media cetak dan media siber yang ada di Bali.

“Kegiatan terbagi dalam dua sesi. Pertama, selama 2 hari pelaksanaan UKW dan sehari seminar character building yang diadakan Bank Indonesia Provinsi Bali,” jelas Djoko Purnomo. (red)

Komentar

News Feed