oleh

Kirim 8 Atlet ke Kejurnas Medan Tim Tinju Bali Raih 4 Medali

BALI – Mengutus delapan petinju ke ajang Kejurnas Tinju Elite and Youth di Medan, Sumatra Utara, yang berakhir hari Rabu 10 Agustus 2022 malam, tim tinju Bali sukses membawa pulang 2 medali emas dan 2 perak.

Perolehan medali tersebut sesuai dengan target yang dipancang sebelumnya, meski sebenarnya masih bisa meraih medali lebih banyak lagi.

Ketua Umum Pengprov Pertina Bali, Made Muliawan Arya mengatakan, 2 medali emas diraih Cakti dari kelas 75kg kategori elite dan Jekri di kelas 63,5kg elite.

“Untuk 2 medali perak masing-masing diraih Bayu di kelas 60kg elite serta Jeklin di kelas 51kg kategori youth,” ujar Made Muliawan Arya, Kamis (11/8/2022) di Denpasar.

Baca Juga  Kabar Terkini !!! Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, Pasien Sembuh 10.766 Orang

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu menambahkan, sebelum bertolak ke Medan, dirinya sudah memprediksi bahwa Bali akan membawa pulang medali.

“Sesuai prediksi kami yang memancang target raihan 2 medali emas. Hanya saja, 8 petinju yang kami turunkan harusnya bisa lebih banyak meraih setidaknya medali perunggu dan medali perak, karena para petinju kami merupakan petinju yang kompit dan bagus dari sisi latihan termasuk memiliki mental bagus juga,” kata pria yang akrab disapa De Gadjah ini.

Baca Juga  Sekjen Gerindra: Masalah Pupuk dan Stunting Adalah Rantai Kemiskinan yang Akan Dituntaskan Prabowo

Tak dipungkirinya para petinju Bali yang tak meraih medali juga diakuinya karena kurang beruntung saja ketika pertandingan pertama sudah kalah. Padahal ada petinju yang meraih medali saat PON XX di Papua lalu dan kalah juga di pertandingan pertama.

“Saya tidak tahu apakah agak terlalu berat saat menurunkan berat badan atau apa dan kami akan melakukan evaluasi lagi. Terpenting target tercapai. Sebenarnya tujuan saya agar para petinju kami ini sering banyak bertanding. Di kategori youth saya sejatinya juga target emas tapi di final kalah sama NTT dan ini mungkin karena petinju kami agak bingung karena jarang bertanding melawan petinju kidal,” tambah De Gadjah yang juga Ketua DPD Geridra Bali itu.

Baca Juga  UKT Virtual di Dojo GRISSA Denpasar Diikuti 11 Karateka

Namun hal itu dinilainya bukan alasan pastinya para petinju itu harus latihan lebih keras lagi. “Setelah ini saya berharap dan akan mengadakan kejuaraan tinju junior di Bali karena akan ada Pra Popnas kalau tidak salah Oktober. Nah sebelumnya kita buat kejuaraan junior dulu,” pungkas De Gadjah. (zil)

News Feed