Objek wisata alam Lembah Taksu di Desa Nangka, Kecamatan Bebandem, Karangasem mulai diminati masyarakat
KARANGASEM Balifactualnews.com—Pandemi Covid-19, tak menghalangi warga untuk mengembangkan wisata alam. Ini juga dilakukan Desa Adat Nangka, Kecamatan Bebandem. Mengandalkan bentangan panorama nan indah dengan latar belakang Gunung Giri Tohlangkir (Gunung Agung Red) yang agung, masyarakat setempat menamai obyek wisata alam itu dengan sebutan Lembah Taksu.
Menariknya, baru empat bulan dikembangkan, Lembah Taksu sudah mampu memikat pengunjung. Ini juga diakui Bendesa Adat Nangka, I Ketut Oka. “Astungkara pengunjung sudah mulai berdatangan,” ucapnya.
Lokasi objek wisata ini berada di sebelah Barat Pura Penataran Agung Nangka. Objek wisata itu dikembangkan bertujuan untuk menggali potensi dalam mendongkrak sektor pendapatan desa setempat.
“Objek wisata ini juga menawarkan tata cara memelihara dan mengembangkan lebah dan kele kepada pengunjung. Disini juga dibangun tempat melukat (membersihkan diri secara niskala), sehingga selain menikmati keindahan alam, bagaimana cara memelihara lebah atau kele, para pengunjung juga bisa melukat,” ungkapnya.
Oka mengakui, Lembah Taksu masih belum maksimal karena masih dilakukan penambahan fasilitas pendukung agar pengunjung semakin terpikat. Objek wisata baru di Karangasem ini memang belum didaftarkan ke Dinas Pariwisata. Pasalnya objek wisata tersebut masih dalam tahap pengembangan. “Kalau sudah kelar penataannya pasti kita laporkan,” jelas Oka seraya menambahkan, bahwa pengunjung yang datang kesana hanya dikenai tiket sukarela. (nda/tio/bfn)











Komentar