DENPASAR – Hingga Minggu (8/11/2020) virus Corona telah menginfeksi sebanyak 12.225 orang di Bali. Dari jumlah itu 11.205 orang atau 91,66% berhasil sembuh, 399 orang (3,26%) meninggal dunia, dan sisanya sedang dalam perawatan.
Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menerangkan bahwa data tersebut di atas setelah adanya penambahan kasus baru pada hari ini dimana terkonfirmasi positif bertambah 44 orang (42 orang melalui transmisi lokal dan 2 orang pelaku perjalanan dalam negeri).
Sedangkan jumlah pasien sembuh pada hari ini tercatat sebanyak 48 orang dan nihil orang meninggal dunia karena Covid-19.
“Kasus aktif per hari ini menjadi 621 orang (5,08%) tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,” ucap Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra dikutip perspectivesnews.com anggota siberindo.co.
Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp 100.000 bagi perorangan dan Rp 1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.
Menurut dia, pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.
“Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utama. Untuk itu mari bersama kita terapkan Protokol Kesehatan kapan pun dan di manapun berada,” ujar Dewa Made Indra.
Ia juga mengatakan agar masyarakat ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker di manapun terutama saat berada di tengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.
“Tetaplah waspada dan patuh jalankan Protokol Kesehatan di manapun kita berada. Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita,” pungkas dia. (ari)











Komentar