CHANNELBALI Denpasar | Calon Walikota Denpasar No Urut 2 AMERTA Gede Ngurah Ambara Putra menegaskan perlunya kebijakan yang berpihak terhadap pariwisata Bali, yang merupakan destinasi pariwisata dunia dengan mengusung tagline pariwisata berbudaya, Sabtu 7/11/2020.
Ambara Putra mengatakan perlu pembenahan dan penyederhanaan administrasi, untuk mempercepat pemulihan ekonomi Bali khususnya Denpasar, yang anjlok sejak delapan bulan lalu akibat pandemi Covid-19.
“Seperti di daerah lain di Indonesia, Rapid Test dan Swab seharusnya dibebaskan. Jika mereka yang datang ternyata positif, maka Denpasar atau Bali telah menyediakan tempat khusus untuk karantina mereka, sehingga mereka berani datang ke Bali khususnya Denpasar. Jadi Rapid Test dan Swab harus digratiskan untuk menarik minat mereka datang ke Bali,” ucap Ambara Putra.
Ditambahkannya, wisatawan yang datang ke Bali, jika terdeteksi positif Covid-19, dapat dirawat di tempat yang telah di sediakan pemerintah.
“Jika mereka datang dan ternyata sakit, maka kita telah memiliki rumah sakit dan juga tempat karantina yang sudah berstandar Internasional untuk menampung para wisatawan ini,” tuturnya.
Terkait biaya jika wisatawan tersebut terpapar positif Covid-19, Ambara Putra mengatakan penanganannya tidak hanya mengandalkan dari pemerintah saja, tetapi harus menggandeng pihak swasta juga.
“Jadi jangan hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga pihak swasta. Karena jika mengandalkan APBD itu sangat sulit, agar pembangunan Kota Denpasar yang merupakan kota bertaraf internasional ini tetap berjalan sesuai rencana, jadi perlu menggandeng seluruh stakeholder yang ada,” jelas Ambara Putra, seperti dikutip dari Channelbali.com grup Siberindo.co











Komentar