KARANGASEM, Balifactualnews.com — Satu unit bangunan gedung SD Negeri 2 Padangbai yang berlokasi di Banjar Melanting, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, ambrol. Warga sekitar tidak mengetahui secara pasti kapan peristiwa itu terjadi. Kendati demikian, Perbekel Padangbai I Wayan Sudiarta, memperkirakan, bangunan yang baru selesai di renovasi itu jebol, Rabu (4/11/20) dini hari.
“Saya tidak tahu secara pasti kejadiannya, saya tanyakan ke warga juga tidak ada yang tahu. Kemungkinan bangunan gedung sekolah itu roboh pagi dini hari tadi,” ucap Sudiarta saat dikonfirmasi melalui sambungan telephone, sore tadi.
Ia mengaku tidak habis fikir dengan kejadian itu. Pasalnya, saat kejadian tidak ada hujan lebat dan gempa bumi. Gedung sekolah yang ambrol itu berlokasi di sebelah barat bangunan utama, terdiri dari empat ruang kelas dan baru selesai direnovasi. Kerusakan terparah ada pada ruangan kelas nomor tiga dan nomor dua. Selain semua atapnya jebol tembok bangunan juga banyak yang retak. “Cet temboknya semuanya masih baru masih baru, serperti habis direnovasi,” ucap Sudiarta.
Jebolnya atap bangunan di ruang kelas ruangan nomor tiga dan dua, membuat tembok ruang kelas yang lain mengalami keretakan. Terkait kejadian itu, Sudiarta mengatakan dinas terkait belum ada yang turun untuk menindaklanjuti kejadian itu.
“Atap bangunan yang roboh masih berserakan, hingga sore tadi tidak ada satu pun petugas dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karangasem yang turun kelokasi,” ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kadisdikpora Karangasem I Gusti Kartika, mengakui pihaknya belum turun untuk mengecek kondisi gedung sekolah yang roboh tersebut. Kendati demikian sehari sebelum kejadian, pihaknya sudah mengutus bawahannya untuk mengecek kondisi bangunan yang ada karena ada rencana untuk perbaikan tahun depan.
“Gedung sekolah yang roboh itu, bangunannya memang sudah tua. Rangka bangunan banyak yang sudah lapuk. Sebagai tindaklanjut, kita sudah sarankan Kepala Sekolah untuk membuat laporan terkait jebolnya bangunan itu,” ucap Gusti Kartika.
Dijelaskan, sebelumnya (sekitar 2 minggu lalu ), Kepala Sekol SDN 2 Padangbai juga sudah membawa proposal berkaitan perbaikan gedung sekolah sebelum diketahui jebol pagi tadi. “Terkait kerusakan ini, perbaikannya kita usulkan melalui APBD induk 2021 dan dana DAK,” jelasnya. (tio/bfn)












Komentar