oleh

Menhub Janji Pembangunan Pelabuhan Segitiga di Bali Selesai September 2022

BALI – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau perkembangan pembangunan Pelabuhan Laut di Pantai Matahari Terbit Sanur, Kota Denpasar, Sabtu (4/6/2022).

Dalam peninjauannya Menhub didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, unsur Forkopimda Bali dan Kota Denpasar, serta jajaran terkait.

Tiba di lokasi, Menhub langsung melihat pembangunan pelabuhan dan pembangunan gedung terminal dan fasilitas kantor lainnya, yang berhubungan dengan Pelabuhan Laut Sanur Bali.

Menurut Menhub, Pelabuhan Laut Sanur berserta Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Biasmunjul di Nusa Penida dan Nusa Ceningan Kabupaten Klungkung, akan selesai pada September 2022.

Pelabuhan segitiga yang akan menghubungkan Bali, Nusa Ceningan dan Nusa Penida Klungkung tersebut ditarget selesai pada September 2022. Sehingga gelaran KTTG-20 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, tiga pelabuhan yang menghubungkan tiga destinasi wisata itu sudah dioperasikan.

Baca Juga  Pemprov Bali Gelar Razia Gabungan Penertiban Prokes Covid-19 Didukung TNI/Polri

Menhub juga menyampaikan pesan Presiden Jokowi bahwa semua pembangunan yang ada harus bermanfaat bagi masyarakat seluas-luasnya.

“Sanur adalah destinasi wisata yang sudah terkenal di dunia. Semua orang tahu Sanur. Untuk itu Kementerian Perhubungan melihat bahwa Sanur menjadi Hub untuk menghubungkan tiga pulau yakni Bali, Nusa Ceningan dan Nusa Penida. Sebab destinasi wisata di tiga pulau tersebut juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujarnya.

Bila September sudah selesai maka Pelabuhan Laut Sanur ini akan beroperasi terutama di event KTT G-20 yang akan berlangsung pada Oktober dan November.

“Oktober sudah beroperasi. Masyarakat yang akan berangkat terutama wisatawan sudah tidak mengalami kesulitan lagi,” ujarnya.

Sehubungan dengan pesan Jokowi bahwa pembangunan harus bermanfaat bagi masyarakat, Menhub menegaskan jika pembangunan tersebut sudah melibatkan masyarakat.

Baca Juga  Kejari Karangasem, Segera Geber Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Masker Dinas Sosial

“Arsiteknya orang lokal yakni Popo Danes. Pelabuhan ini akan memberikan manfaat besar bagi Bali terutama masyarakat Sanur,” ucap Menhub.

Ia mengatakan, bila normalnya jumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara ada sekitar 17 juta orang ke Bali maka cukup 20-30 persen saja ke Sanur, Nusa Penida, dan Nusa Ceningan maka akan banyak sekali jumlah uang yang dibelanjakan di Bali terutama Sanur, Nusa Penida dan Nusa Ceningan.

Dalam event KTTG-20 nanti, sudah pasti banyak wisatawan akan ke Nusa Penida. Begitupun tamu-tamu yang ada di banyak hotel di sekitar Sanur dan Denpasar, sudah pasti akan berkunjung ke Nusa Penida. Ini pasti melalui Pelabuhan Laut Sanur.

“Untuk itu kita bangunkan Pelabuhan Laut Sanur yang baik. Rencana pengoperasian pada November 2022 ini juga berkaitan dengan KTT ke-17 G-20. Makanya hari ini saya mengecek progres yang sudah dicapai,” ujarnya.

Baca Juga  Calon Walikota Denpasar AMERTA, Usung Program Percepatan Pemulihan Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster berharap nantinya Pelabuhan Sanur ini akan diresmikan langsung Presiden Joko Widodo. Di Bali, ia ungkapkan, memiliki tiga proyek besar pembangunan pelabuhan di antaranya selain Pelabuhan Sanur juga terdapat Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, dan Bias Munjul di Nusa Ceningan.

“Kalau Sampalan sudah selesai, dan sudah dipelaspas. Yang Sanur sudah mencapai 81%, Bias Munjul 77%. Target September selesai. Semoga Pak Menhub bisa melaporkan ke Bapak Presiden supaya beliau berkenan meresmikan Pelabuhan Sanur, Sampalan, dan Bias Munjul,” ucap Koster.

Ketiga pelabuhan tersebut diakui koster merupakan infrastruktur terbesar di Bali kaitannya dengan infrastruktur kelaikan. (git)

News Feed