Sekjen DPP Partai Hanura, I Gede Pasek Suardika (GPS) didampingi Ketua DPC Partai Hanura Karangasem I Made Arnawa, mengunjungi simpatsan dan pendukung partai Hanura di Lingkungan Jasri, Kelurahan Subagan. Dalam kunjungannya itu GPS mengampanyekan Dana-Dipa sebagai calon bupati pilihan masyarakat Karangasem.
KARANGASEM, Balifactualnews.com—Sekjen DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) I Gede Pasek Suardika (GPS) dengan tegas menyatakan, bahwa partai Hanura tidak menginginkan masyarakat Karangasem dipimpin Bupati bayangan.
Penegasan itu disampaikan GPS, saat bertemu kader partai dan pasangan calon bupati / wakil bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa di Sekretariat DPC Partai Hanura Karangasem, Jalan Sudirman, Amlapura, Selasa (3/11/20).
“Sudah saatnya Karangasem memiliki Bupati yang terlahir dari rakyat dan pintar memanagerial pemerintahan. Bukan Bupati bayangan, yang gampang dikendalikan pihak-pihak di luar struktur pemerintahan,” ucap GPS.
Menurut GPS, hadirnya Bupati bayangan sangat beresiko buat kemajuan pembangunan di Karangasem lima tahun kedepan. Alasannya, Bupati boneka cenderung akan mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan dan bukan mengutamakan kepentingan masyarakat secara luas. Pada kesempatan itu ia mengajak kader partai Hanura yang ada di Karangasem untuk selalu solid bergerak memenangkan pasangan Dana Dipa yang memang terlahir dari rakyat.
Mantan senator dan mantan anggota DPR RI ini, mengaku sudah sangat jelas melihat keterpurukan Karangasem dalam 4,5 tahun terakhir. Semua itu terjadi karena Bupatinya hanya sebagai wayang sementara kebijakan pemerintahan dimainkan “dalang” yang berada diluar struktur pemerintahan dan cenderung merugikan rakyat.
“Sampai saat ini grafik Dana-Dipa terus membaik. Respon positif masyarakat Karangasem terhadap pasangan ini juga terus meningkat. Ini tak cukup dipertahankan, tapi harus diperjuangkan lagi sehingga Pilkada 9 Desember nanti bisa memperoleh tingkat kemenangan yang lebih maksimal,” ucapnya.
Senada dengan GPS, Ketua DPC Partai Hanura Karangasem, I Made Arnawa, mengatakan, Partai Hanura menjatuhkan pilihan untuk mendukung sangan Dana-Dipa, tentu didasari dengan berbagi pertimbangan, salah satunya selama 4,5 tahun ini pembangunan di Karangasem mati suri alias tidak ada.
“Kita (Partai Hanura) tidak sekadar asal dukung mendukung saja, pilihan kita ke Dana-Dipa, murni untuk mewujudkan perubahan kepemimpinan di Karangasem. Sudah saatnya masyarakat Karangasem melakukan perubahan. Pilihannya hanya 1, mendukung dan memenangkan paket Dana Dipa,” ucapnya.
Dipihak lain pasangan calon Bupati dan calon wakil Bupati Karangasem I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa, dihadapan Sekjen DPP Partai Hanura dan kader Partai Hanura Karangasem, menyampaikan terimakasih atas perjuangan yang sudah dilakukan saat ini. “Peran besar Pak Gede Pasek Suardika dan teman-teman kader Partai Hanura mebuat koalisi ini bisa kita bangun dengan baik. Astungkara masyarakat Karangasem memberikan amanah, dan kami pastikan kerjasama ini akan terus kami rawat dengan baik,” ucap Gede Dana.
Usai menggelar rapat dengan pengurus DPC, Gede Pasek Suardika bersama Dana-Dipa, menyempatkan diri mengunjungi pendukung Partai Hanura di lingkungan Jasri, Kelurahan Subagan. Dalam kunjungannya itu, GPS mengajak semua simpatisan partai Hanura yang ada disana-sana untuk solid bergerak memenangkan Dana-Dipa. (ger/tio/bfn)











Komentar